Tenaga kerja Indonesia dinilai kalah bersaing dalam hadapi MEA
Merdeka.com - Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengkajian Ekonomi (LP3E) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengatakan kualitas pekerja Indonesia bakal tergerus asing dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN atau pasar bebas ASEAN. Penyebabnya, hampir 47,1 persen dari tenaga kerja Indonesia adalah lulusan Sekolah Dasar (SD) kebawah.
"Sehingga ini sulit mendapat tenaga kerja dengan kualifikasi keterampilan dan keahlian yang cukup," kata Ketua LP3E Didik J. Rachbini kepada wartawan di menara Kadin, Jakarta, Rabu (30/12).
Dari data statistik, kondisi kualitas sumber daya manusia dan Ketenagakerjaan, pekerja Indonesia masih kalah jauh dibandingkan negara ASEAN lainnya.
"Ini terlihat dari peringkat Human Development Index yang dikeluarkan UNDP. Di antara negara Asean peringkat Indonesia ini masih kalah dibandingkan Singapura, Brunei, Malaysia dan Thailand," kata dia.
Selain itu, kata Didik, dampak negatif dari ketertinggalan tersebut bakal bikin pengangguran kian bertambah. Kendati demikian, lapangan kerja baru akan bertambah seiring masuknya investasi asing.
"Begitu juta dari sisi kependudukan, kita sudah mendapat bonus demografi. Jika dimanfaatkan dengan baik bisa menjadi engine of growth, jika tidak maka akan menjadi bencana kependudukan," jelas dia.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya