Teman makan teman jadi penyebab bos BKI dipecat Dahlan
Merdeka.com - Ada cerita lain soal penyebab Direktur Utama PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), Ibnu Wibowo serta Direktur Keuangan dan SDM, Anang Sundana diberhentikan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan. Kabar yang beredar sebelumnya, keduanya terbukti bermain golf di wilayah Bandung saat jam kerja.
Dari informasi pejabat kementerian BUMN yang mengetahui persoalan ini, rupanya laporan soal main golf itu dikirim oleh direksi BKI sendiri. Bahkan ada indikasi, dirut dan direktur SDM saling menjatuhkan.
Soalnya, ada pesan singkat dari nomor tidak dikenal kepada Dahlan menyatakan bahwa Anang bermain golf, kemudian mantan Dirkeu dan SDM tersebut berbalik melaporkan Ibnu juga bermain golf.
"Yang ketahuan awal Direktur keuangan dan SDM. Entah siapa yang sms ke pak dahlan. Kemudian direktur keuangan itu juga mencari bukti bahwa dirut juga ada maen golf dan sms ke menteri itu ceritanya," ujar pejabat eselon kementerian BUMN yang enggan disebutkan namanya itu, di Jakarta, Jumat (20/12).
Kemudian, Dahlan memanggil empat direksi perusahaan yang bergerak dalam bidang klasifikasi kapal, jasa inspeksi, dan konsultasi teknis kemaritiman untuk mengonfirmasi kebenaran sms yang dia terima. Dari hasil pemanggilan tersebut, kedua direksi mengakui bermain golf saat jam kerja.
"Tapi saya tidak tahu detail kedua direksi itu bermain golf sama siapa. Cuma membenarkan main golf itu saja," katanya.
PT. BKI memiliki empat Direksi, yakni Direktur Utama, Direktur Keuangan dan SDM, Direktur Teknik dan Direktur pengembangan Usaha. Namun, hingga saat ini Dahlan belum menerima laporan kedua direktur lainnya, yakni direktur Teknik dan Direktur pengembangan usaha bermain golf.
"Kalau dua lainnya tidak. Yang ketahuan main golf cuma Dirut sama Dirkeu nya saja karena ada laporannya," jelasnya.
Menurutnya, Dahlan usai mendapat laporan tidak serta merta langsung percaya, tetapi ditindak lanjuti dengan melakukan investigasi. Apabila terbukti laporan tersebut, tentunya tindakan pemecatan akan dilakukan.
Hingga saat ini, Dahlan masih belum menunjuk Direktur Keuangan dan SDM sebagai pengganti Anang Sundana. Tetapi, untuk Dirut sudah dilakukan penunjukan yakni Rudyanto yang dulu menjabat sebagai Direktur Komersial II PT. Sucofindo (Persero). Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) buat menjalankan penggantian itu dilaksanakan kemarin (19/12).
Sumber merdeka.com mengatakan sampai saat ini direksi BUMN yang mengesampingkan tugasnya lantaran golf baru dari PT. BKI saja.
Belum ada bukti bos perusahaan pelat merah lain ada yang gemar mangkir di saat jam kerja, dan malah asyik memukul bola ditemani caddy di padang rumput. "Belum ada lainnya, ya cuma itu saja".
(mdk/ard)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya