Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Telkom raup pendapatan Rp 19,1 triliun dari bisnis enterprise di 2017

Telkom raup pendapatan Rp 19,1 triliun dari bisnis enterprise di 2017 Telkom. ©2012 Shutterstock - Telkom

Merdeka.com - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) mempertahankan dominasinya untuk penyediaan solusi telekomunikasi dan informasi di pasar enterprise selama 2017. Pasar enterprise yang dibidik Telkom adalah perusahaan (enterprise/korporasi), instansi-instansi pemerintahan, dan UKM di Indonesia.

Segmen bisnis enterprise ini mencatatkan pendapatan sebesar Rp 19,1 triliun di tahun 2017, tumbuh sebesar 21,0 persen dibanding tahun 2016 sebesar Rp 15,78 triliun.

Direktur Utama Telkom, Alex J Sinaga menjelaskan, di pasar korporasi, Telkom fokus pada solusi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dengan berbagai smart enabler platforms.

"Ada tren perusahaan-perusahaan di Indonesia mulai fokus kepada bisnis intinya dan meng-outsource solusi TIK ke pihak ketiga. Ini peluang bagi pemain seperti Telkom," katanya di Jakarta, Senin (19/3).

Alex memprediksi, pasar TIK untuk segmen korporasi di Indonesia tumbuh 13 persen setiap tahunnya. "Ini adalah peluang yang besar untuk menumbuhkan bisnis dari Telkom. Perusahaan-perusahaan sekarang membutuhkan solusi TIK yang terintegrasi tak hanya konektifitas. Telkom tetap menjaga posisinya sebagai pemimpin pasar di segmen ini."

Dalam Info Memo yang dikeluarkan Telkom untuk 2017, dinyatakan operator Halo-halo ini melayani 1.450 perusahaan sepanjang 2017 berasal dari industri consumer goods, asuransi, pharmaceutical, dan banking yang berkontribusi sekitar 58 persen bagi total pendapatan di segmen enterprise.

Sementara dari pemerintahan, Telkom menyediakan solusi TIK bagi 940 institusi pemerintahan. Seperti diketahui, belanja TIK institusi pemerintah ada sekitar Rp 15 triliun setiap tahunnya. Segmen institusi pemerintah ini bisa berkontribusi sekitar 23 persen bagi pendapatan di segmen Enterprise milik Telkom.

Kemudian, untuk pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) sudah 300 ribu pelaku UKM yang menggunakan berbagai solusi TIK milik Telkom. Di database milik Telkom ada sekitar 3,7 juta UKM yang masih potensial menjadi full digital.

Analis dari miraeasset sekuritas, Giovanni Dustin menyatakan, walau ada risiko kompetisi yang meningkat di sektor telekomunikasi, saham Telkom tetap menjadi top pick, karena lanskap persaingan akan menguntungkan perseroan sebagai incumbent di semester kedua 2018.

CEO Teman Trader, startup di bidang saham, Lukman Elhakiem Syamlan mengungkapkan saat ini pasar saham tengah mengalami koreksi sehingga berdampak ke emiten seperti Telkom. "Market saat ini masih downtrend, ada pengaruh dari luar negeri. Saham Telkom hanya terkenda dampak sementara dari kondisi pasar ini," katanya.

Data dari bursa saham efek Indonesia (BEI) jelang tutup perdagangan sesi pertama Senin (19/3) menunjukkan saham Telkom mengalami kenaikan dari penutupan pada Jumat (19/3) sore. Saham Telokm di (16/3) ditutup di Rp 3,820 per lembar. pada Senin (19/3), di sesi perdagangan pertama saham Telkom berada di Rp 3,860 per lembar.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP