Telkom berniat beri HP gratis ke 6 juta pelanggan Flexi
Merdeka.com - PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) nampaknya sudah yakin untuk mematikan Flexi. Hal ini dilakukan karena meredupnya bisnis industri Fixed Wireless Access (FWA). Apalagi vendor teknologi yang menaunginya, Code Division Wireless Access (CDMA) sudah menghentikan produksi perangkatnya.
Vice President Public Relations Telkom, Arif Prabowo mengakui bisnis CDMA atau Flexi merugi atau minus secara akuntansi selama ini. Pihaknya pun siap mengalihkan 6 juta pelanggan Flexi ke Telkomsel.
"Secara akuntansi Flexi itu minus, merugi. Di manapun CDMA begitu. Teknologi bisnis CDMA kalah bersaing dengan GSM. Terjadi perang (dengan GSM) tidak berkembang pada bisnisnya," ucap Arif ketika mengunjungi kantor merdeka.com di Jakarta beberapa hari lalu.
Dalam peralihan pelanggan ini, Arif mengisyaratkan akan memberikan telepon genggam atau HP secara gratis kepada pelanggan Flexi. Hal ini dilakukan karena HP Flexi yang notabennya CDMA tidak bisa menerima kartu GSM seperti Telkomsel.
"Kita akan lihat (kasih HP) dan mungkin saja, tapi ini nanti bisa saja seperti program bundling marketing," tambahnya.
Arif menyebut rencana perpindahan pelanggan ini telah mulai dicoba di Papua. Pelanggan di Papua sudah mulai transisi dari Flexi ke Telkomsel.
"Pengalihan ini no marketing dan no budget. Kita tidak serta merta nutup. Kalau masalah HP kan ada umurnya juga. Kita masih berharap pelanggan mengganti HP ke GSM. Sekarang masih trial (percobaan) Papua dan kita belum kasih HP," tutupnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya