Tekan subsidi, pemerintah klaim serius kembangkan panas bumi
Merdeka.com - Pemerintah menyatakan geothermal atau panas bumi menjadi salah satu solusi menekan belanja subsidi energi negara. Pasalnya, energi ini dapat digunakan sebagai bahan baku pembangkit listrik.
Wakil Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro, mengatakan listrik menjadi salah satu penyedot dana subsidi negara. Sebab, pembangkit di Indonesia kebanyakan masih menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Negara, lanjutnya, setidaknya tahun ini harus mengeluarkan dana subsidi untuk listrik sekitar Rp 100 triliun.
"Subsidi listrik Rp 100 triliun bukan jumlah yang kecil, sudah separuh dari subsidi BBM. Mekanisme yang dipelajari adalah price policy bisa mengurangi beban pemerintah, masuk dalam bisnis pembangkitan listrik," jelas Bambang di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (29/4).
Permasalahan yang harus dibenahi saat ini, menurut Bambang, ialah harga jual listrik geothermal mendatang. Penentuan harga jual menjadi penting agar pembangkit listrik panas bumi tidak kalah saing dengan bahan baku lainnya seperti batu bara.
"Geothermal itu bisnis menjanjikan dibanding batu bara tetapi policy price harus dibenarkan dulu," tegasnya. (mdk/bim)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya