Tekan Kemacetan di Tol Cikampek, Pemerintah Tindak Tegas Truk Kelebihan Muatan
Merdeka.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengimbau kepada truk Over Dimension & Over Load (ODOL) agar tidak melintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek). Ini dilakukan guna meminimalisir terjadinya kepadatan lalu lintas di ruas tol Japek.
"Kita minta kepada ODOL tidak menggunakan Japek. Kami berkoordinasi dengan kepolisian apabila ada ODOL kelebihan atau kelebihan muatan dia masuk mengakibatkan kemacetan," kata menhub saat ditemui di Bekasi, Jawa Barat, Selasa (20/11).
Menhub Budi mengatakan, sering kali masalah ODOL ini memang menjadi penyebab kemacetan. Sebab, dengan muatan yang lebih, otomatis laju kecepatan kendaraan truk tersebut akan melambat. Sehingga hal itu akan berimbas kepada pengendara lain.
"Ini kan kendaraan bebas hambatan, kalau ada kendaraan lain yang mengakibatkan kendaraan berarti fungsi jalan bebas hambatan tidak berjalan," katanya.
Oleh karenanya, dia menyarankan agar pengendara truk dapat memilih alternatif jalan lain. Sekalipun ingin melintas, kata Menhub Budi, barang muatan perlu diperhatikan sehingga tidak terjadi kelebihan muatan.
Adapun penindakan terhadap Truk ODOL yang memaksa melintas di tol Japek, berupa penambahan frekuensi operasi pengawasan terhadap truk ODOL akan dilakukan penilangan, penurunan muatan dan pengeluaran dari jalan tol terhadap truk yang diketahui kelebihan muatan/ODOL dengan biaya dibebankan kepada operator truk atau pemilik barang.
Untuk membantu pengawasan, akan dipasang alat Weight in Motion (WIM) di Gerbang Tol untuk mendeteksi suatu kendaraan yang kelebihan muatan. "Apabila dipaksakan kita akan melakukan tilang di dalam tol. Kami memberikan kewenangan dengan kepolisan secara random melakukan pengecekan," pungkasnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya