Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tekan kecelakaan, sopir bus bertensi tinggi dilarang narik mudik

Tekan kecelakaan, sopir bus bertensi tinggi dilarang narik mudik Sopir bus tes urine. ©2014 merdeka.com/chandra iswinarno

Merdeka.com - Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Kementerian Perhubungan, Elly Adriani Sinaga, mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pengecekan kesiapan mudik Lebaran 2017 untuk menekan potensi kecelakaan. Salah satunya dari sisi kesehatan pengemudi bus.

Pihaknya akan menyiapkan petugas kesehatan di terminal. Setiap sopir bus akan diperiksa. Jika kedapatan tekanan darahnya tinggi maka dia dilarang untuk beroperasi.

"Karena banyak sekali kita dapati pengemudi saya datang ke terminal itu sudah kelihatan lelah. Saya bawa dokter ke terminal kita periksa pengemudi. Tensinya (tekanan darah) yang tinggi tidak boleh jalan," ujar Elly di Kantornya, Jakarta, Jumat (26/5).

Selain itu, pemerintah juga tengah menyiapkan posko-posko mudik Lebaran untuk beristirahat di beberapa titik. Elly mengungkapkan, pihaknya juga akan melakukan ramp check bus di semua terminal. Ramp Check merupakan pemeriksaan untuk memastikan kelaikan dan standar keselamatan kendaraan.

Menurutnya, langkah tersebut terbukti efektif mengurangi angka kecelakaan di tahun lalu. "Sudah kita kumpulkan semua ramp check di terminal sudah dilakukan. Alhamdulillah pada tahun lalu dengan ramp check tersebut kecelakaan minim sekali," ujar Elly.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP