Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tekan bunga kredit, OJK bakal preteli biaya operasional perbankan

Tekan bunga kredit, OJK bakal preteli biaya operasional perbankan OJK. ©2013 Merdeka.com/Harwanto Bimo Pratomo

Merdeka.com - Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution meminta dukungan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) untuk mendorong penurunan suku bunga kredit.

Menurutnya, Bank Indonesia selaku otoritas moneter berupaya menekan suku bunga acuan hingga mendekati target inflasi pemerintah. Yakni, di level 4 persen.

"Bank Indonesia akan melakukan pengkajian langkah yang sedemikian rupa sehingga policy rate 4 persen-5 persen," kata Darmin di kantornya, Jakarta, Selasa (23/2).

Sementara, OJK bakal bakal mengevaluasi overhead cost atau ongkos operasional di luar biaya dana perbankan. Ini dalam rangka mendorong efisiensi perbankan secara bertahap.

"Dipreteli. Kamu sewa IT berapa? Sewa gedung berapa? Biaya SDM berapa? Banyak biaya itu. Itu dibandingkan bank satu per satu," katanya.

"Nggak usah semua, bank menengah dan besar saja. Yang kecil sih biarkan saja nanti dia pasti ikut itu, rajanya kan yang gede-gede. Supaya kalau dia ketinggian dibiaya sewa gedung, OJK bisa bilang 'Ini ketinggian, jangan-jangan nyewa gedung sama pemilikmu juga, jangan begitu dong'."

Diakui Darmin, OJK harus rinci memantau setiap biaya yang dikeluarkan perbankan Tanah Air. Harapannya, overhead cost perbankan Indonesia bisa ditekan setara Thailand, di level 3 persen.

"Sekarang kan 4 persen-5 persen. Bahkan ada yang 6. Didorong supaya kalau bisa 3 persen. Kalau mau berimbang dengan Thailand harus bisa 3 persen. Walaupun itu makan waktu," papar Darmin.

Di sisi lain, katanya, OJK juga bakal mendorong perbankan tak obral suku bunga simpanan pada deposan besar.

"Tidak boleh 100 basis points di atas BI rate," katanya. "Tapi kami nggak akan mengatur tingkat bunga, tapi mengendalikan inflasi."

Ditegaskan Darmin, pihaknya bersama BI dan OJK berkomitmen menjalankan sejumlah strategi penurunan suku bunga kredit tersebut.

"Kami akan kerjakan dan saya berjanji sebulan dari sekarang akan bergerak. Artinya dari sini ke sebulan itu persiapan sudah semua langkah-langkahnya," katanya.

"Dan di akhir tahun kami akan mewujudkan lending rate 9 persen. Bukan karena diatur, jangan salah."

(mdk/yud)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP