Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tarik wisman India,Kemenpar minta maskapai buka penerbangan langsung

Tarik wisman India,Kemenpar minta maskapai buka penerbangan langsung Tawuran di Bangladesh dipicu sinetron India. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Pariwisata menilai kehadiran penerbangan langsung dari India ke Indonesia dan sebaliknya, bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dari negeri sungai gangga tersebut. Saat ini, penerbangan dari dan ke India masih harus transit di Thailand dan Singapura.

"Tantangan utama adalah direct flight karena yang ada baru penerbangan transit dari dan ke India," kata Kepala Sub Bidang Festival Seni dan Budaya, Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik, Kementerian Pariwisata Dody Prianto di Kolkata, India, seperti dilansir Antara, Selasa (23/8).

Dody mengatakan seharusnya tidak ada masalah dengan penerbangan lanjutan, karena biayanya tidak lagi mahal dan waktu tunggu di bandara transit sudah tidak lagi memakan waktu lama.

Namun, menurut Dody, apabila peningkatan jumlah kunjungan turis asal India diharapkan dalam waktu singkat, maka idealnya ada maskapai yang mau membuka rute penerbangan langsung.

"Tapi kita memahami kalau belum ada yang mau membuka direct flight, bahkan mungkin Garuda (Indonesia) masih memiliki pertimbangan sendiri," katanya.

Untuk saat ini, yang bisa dilakukan Kementerian Pariwisata agar mampu mendorong kunjungan turis asal India adalah dengan gencar melakukan promosi maupun kegiatan budaya lainnya di negara tersebut.

"Banyak yang belum kenal daerah lain, seperti Sumatera, padahal dari segi masakan, mereka mempunyai banyak kesamaan dengan India. Selain itu akses juga sudah bagus, baik dari Singapura atau Jakarta," ujar Dody.

Hingga sekarang, penerbangan dari dan menuju kota-kota di dataran India baru dilayani oleh maskapai internasional dengan transit di Bangkok maupun Singapura.

Dari proyeksi keseluruhan kunjungan turis asing ke Indonesia sebesar 12 juta orang pada 2016, Kementerian Pariwisata menargetkan jumlah kedatangan wisatawan mancanegara sebanyak 350.000 orang dari India.

Untuk sementara, hingga Juni 2016, jumlah kunjungan tersebut baru mencapai 185.911 orang.

Saat ini, jumlah kunjungan turis asing masih didominasi oleh wisatawan asal China, Malaysia, Singapura, Australia dan Jepang. India hanya menempati posisi ketujuh dalam porsi kedatangan wisatawan mancanegara ke Indonesia.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP