Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tarik wisatawan, ITDC pamerkan lampion terbesar & pertama di Bali

Tarik wisatawan, ITDC pamerkan lampion terbesar & pertama di Bali Lampion. ©2014 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - PT Indonesia Tourism Development Corporate (ITDC) Nusa Dua untuk pertama kalinya menggelar festival lampion terbesar di kawasan Pulau Peninsula, Bali. Melalui ajang 'Nusa Dua Festival of Light', kawasan Pulau Peninsula akan dihiasi ribuan lampu lampion warna-warni selama 44 hari mulai 17 Juni hingga 30 Juli 2017.

Festival ini merupakan festival yang identik dengan hiasan lampion dari ukuran terkecil hingga ukuran terbesar dengan mencapai tinggi 15 meter.

Panitia pelaksana kegiatan, yang juga Kepala Divisi Promosi PT Indonesia Tourism Development Corporate (ITDC) Nusa Dua, Anak Agung Istri Ratna Dewi mengatakan, ajang ini baru pertama kali digelar di kawasan wisata internasional Bali bagian selatan. Festival ini diproyeksikan menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berlibur di Pulau Dewata, karena festival ini baru pertama kali digelar di Bali.

"Nusa Dua Light Festival akan menampilkan banyak jenis lampion dengan tema yang berbeda-beda. Adapun tema yang dipertunjukkan di antaranya, Dragon Castle, kehidupan ala negeri dongeng, figur-figur unik bertajuk suasana romantis, Korea, China dan masih banyak konsep yang akan ditawarkan untuk pengunjung," katanya, Kamis (22/6).

Selain lampion, festival ini juga akan menawarkan wahana permainan seperti trampoline, euro bungie, mobil lampion dan masih banyak lagi permainan yang ditawarkan dengan tarif yang berbeda-beda.

"Lampion yang dipamerkan mulai dari ukuran terkecil hingga ukuran terbesar mencapai tinggi 15 meter. Festival lampion seperti ini sebenarnya telah populer di Indonesia, antara lain pernah digelar di 'Festival of Light' di Yogyakarta (Kaliurang dan Monjali) begitu juga di Bogor (Jawa Barat), Semarang (Jawa Tengah), Jakarta dan Surabaya (Jawa Timur)."

Tak hanya itu, para pengunjung juga akan dihibur dengan musik serta stand-stand makanan. Konsep yang akan dibawakan adalah menyuguhkan rekreasi outdoor dengan suasana carnival dengan menghadirkan 3F sebagai pilar utama yaitu Food, Fun dan Festival.

Ratna Dewi menambahkan, tujuan diselenggarakan event ini selain untuk mempromosikan Kawasan Nusa Dua adalah untuk menambah atraksi dan aktivitas di Kawasan yang dapat memberikan pengalaman baru dan unik bagi pengunjung.

Nusa Dua Light Festival akan diselenggarakan di Pulau Peninsula Nusa Dua dan diselenggarakan selama 40 (empat puluh) hari yang dibuka mulai jam 5 sore hingga jam 10 malam. Selama penyelenggaraan, Pulau Peninsula tidak akan ditutup dari pagi hari, agar aktivitas masyarakat umum dapat berjalan seperti biasa. Sterilisasi area akan dilakukan pada pukul 4 Sore, sehingga pada pukul 5 sore pengunjung yang datang akan dikenakan biaya tiket.

Kegiatan 'Nusa Dua Light Festival' akan diselenggarakan di Pulau Peninsula Nusa Dua yang dibuka mulai 17 Juni pukul 17.00 hingga pukul 22.00 Wita setiap harinya, dengan tiket masuk pada hari biasa (Senin-Jumat) untuk wisatawan Nusantara Rp 20.000 per orang, sedangkan wisatawan asing Rp 75.000 per orang. Sedangkan pada hari Sabtu dan Minggu tiket masuk untuk wisatawan Nusantara Rp 30.000, sedangkan wisatawan asing Rp 100.000 per orang.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP