Tarik pemudik, pemerintah didorong benahi terminal Tanjung Priok
Merdeka.com - Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno mendorong pemerintah merenovasi terminal bus Tanjung Priok. Dia menilai kondisi terminal saat ini sudah tidak manusiawi.
"Keberadaan terminal Tanjung Priok untuk pemberangkatan bus Antar-Kota Antar-Povinsi (AKAP) dan Antar-Kota Dalam Provinsi (AKDP) haruss ditinjau ulang. Kesan kumuh, kotor dan jorok merupakan pemandangan biasa. Padahal di depannya sudah ada Stasiun Tanjung Priok yang bersih dan nyaman. Sungguh ironis," katanya dalam pesan pendek, Senin (4/7).
Selain itu, lanjutnya, penumpang yang akan mudik tidak dapat kepastian kapan akan berangkat. Ruang tunggu penumpang tdk ada.
"Dibangun tenda tapi untuk parkir sepeda motor," katanya.
"Calon pemudik duduk lesehan di tempat yang panas dan ditambah hirupan knalpot bus yang menghadap kumpulan pemudik menunggu. Sungguh tidak sehat."
Atas dasar itu, dia mendorong agar pemerintah membenahi terminal tahun depan. Ini agar sesuai dengan PP Nomor 74 tahun 2014 tentang Angkutan Jalan.
"Terminal yang nyaman merupakan wajah transportasi yang sehat sehingga dapat menaikkan minat menggunakan transportasi umum," katanya.
"Jika tahun depan masih dibiarkan seperti ini, jangan harap warga makin berminat naik transportasi umum. Bahkan bisa ditinggalkan menggunakan kendaraan pribadi yang tentunya menambah macet jalan, kuras BBM, nambah polusi."
(mdk/yud)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya