Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tarif listrik tak naik meski Rupiah melemah

Tarif listrik tak naik meski Rupiah melemah pln. Merdeka.com

Merdeka.com - Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN, I Made Suprapteka mengatakan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tentu akan cukup membebani perseroannya, mengingat nilai tukar rupiah merupakan salah satu dari 3 komponen pembentuk tarif listrik, selain inflasi dan harga minyak dunia.

"Kalau nilai tukar sekarang itu adanya pelemahan, jadi Rp 14.000 tentu ini kita tahu bahwa income PLN kan dari rupiah, expenditure banyak juga USD. Nah jadi secara langsung itu cukup membebani PLN," ungkapnya di sela-sela acara peringatan '45 tahun YLKI', di Hotel Kaisar, Jakarta, Jumat (11/5).

Meski demikian, dia menegaskan bahwa pihaknya akan tetap menjalankan kebijakan pemerintah untuk tidak menaikkan tarif dasar listrik hingga 2019.

"Pemerintah menerapkan tarif adjustment tidak ada kenaikan tarif listrik saat ini. Yang penting masyarakat tahu, pemerintah paham. Kita jalankan sesuai dengan mandat dari pemerintah agar harga listrik bisa terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat," jelas dia.

Untuk menghadapi fluktuasi nilai tukar rupiah ini, kata dia, PLN terus menjalankan program efisiensi. "Sebagaimana pernah kita sampaikan, kita melakukan berbagai upaya untuk melakukan substitusi energi primer yang bisa kita ganti, artinya kita mengacu pada harga energi primer yang paling murah. Yang saat ini mudah didapat dan sebagainya. Dari sana kita dapat menjaga keseimbangan efisiensi yg kita lakukan," kata dia.

Selain itu, PLN akan berusaha meningkatkan penjualan listrik, melalui program sosialisasi kepada masyarakat untuk meningkatkan penggunaan listrik. "Sekarang kita sudah ada listrik, kapasitas cukup, kita harus melakukan program-program penjualan baik tambah daya, baik pertambahan jumlah pelanggan, baik upaya sosialisasikan program-program terkait dengan kebiasaan masyarakat agar lebih banyak menggunakan baik itu vehicle, dan lain-lain yang bertenaga listrik karena selain hemat tapi juga aman," jelas Made.

"Upaya itu kita lakukan sehingga kita bisa. Artinya dengan peningkatan penjualan akan membantu mengatasi sedikit persoalan karena kenaikan USD," tandasnya.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP