Target modal Rp 1,2 T, ICB Bumiputera incar right issue Rp 800 M
Merdeka.com - PT Bank ICB Bumiputera Tbk (BABP) menargetkan masuk dalam kategori bank dengan BUKU II atau bank yang memiliki modal inti antara Rp 1 triliun hingga Rp 5 triliun. Target tersebut diupayakan melalui pelepasan saham baru ke publik atau rights issue.
Presiden Direktur ICB Bumiputera, Eddy Rainal Sinulingga mengatakan, gelaran right issue tersebut sedianya dilaksanakan pada bulan Juni 2014 dengan incaran dana sebesar Rp 800 miliar.
Dengan demikian, modal inti ICB Bumiputera yang akan berganti nama menjadi PT MNC Bank Tbk pasca diakuisisi oleh Group MNC ini akan bertambah dari Rp 780 miliar menjadi Rp 1,2 triliun.
"Total dana rights issue itu mencapai Rp 800 miliar, namun sudah termasuk standby capital kami yang sebesar Rp 315 miliar. Jadi, total dana segar yang akan diperoleh perseroan dari hasil rights issue tersebut sebesar Rp 500 miliar," kata Eddy di Kantor Pusat BABP, Jakarta, Senin (21/4).
Sayangnya, Eddy masih enggan menyebutkan berapa jumlah atau berapa persen saham yang akan dilepas ke pasar melalui right issue. Selain itu, perseroan juga belum menyebutkan penjamin emisi (underwriter) untuk gelaran right issue tersebut.
"Pokoknya target dananya sekitar Rp 800 miliar. Sedangkan, untuk underwriter-nya akan kami sampaikan nanti setelah manajemen sudah menyepakatinya," tutur Eddy.
Apabila right issue tersebut sukses, maka rasio permodalan perseroan akan meningkat dari saat ini di kisaran 13,09 persen. "Kami targetkan Capital Adequacy Ratio (CAR) Perseroan tahun ini akan meningkat sekitar 17-18 persen dari saat ini masih sekitar 13,09 persen," tutup Eddy.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya