Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Target Jokowi, sampah diolah jadi energi listrik di 2025

Target Jokowi, sampah diolah jadi energi listrik di 2025 Presiden Jokowi. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin rapat terbatas di Kantor Istana Kepresidenan dengan agenda utama adalah membahas pengelolaan sampah. Menurut Jokowi, pembahasan soal sampah itu sudah yang ketiga kalinya.

"Pengelolaan sampah menjadi energi saya kira ini sudah yang ketiga yang kita bicara masalah ini dan kita ingin agar target energi baru terbarukan pada 2025 bisa 23 persen bisa tercapai. Regulasi aturan seperti yang sudah saya perintahkan segera disimpelkan segera disederhanakan sehingga yang antre untuk menyelesaikan masalah sampah menjadi energi sampah menjadi listrik betul-betul pergerakannya lebih cepat," kata Jokowi di Istana, Jakarta, Senin (7/12).

Menurut Jokowi, banyak investor yang berminat untuk mengelola sampah dan menjadi energi terbarukan. Namun, diakui memang masih terkendala pada sisi regulasi atau aturan.

"Pengalaman saya 10 tahun di Pemda tidak bisa menyelesaikan ini gara-gara memang ada aturan yang menyulitkan perlu tender kemudian ada beauty contest. Beauty contest pun kan macam-macam, yang beauty yang mana yang mau diputuskan membingungkan karena aturannya memang tidak jelas," terang Jokowi.

Oleh karena itu, lanjut Jokowi, diharapkan dengan rapat itu dapat menghasilkan bagaimana supaya ada aturan yang jelas tentang pengelolaan sampah. Dengan adanya aturan yang jelas, diyakini kota-kota di seluruh Indonesia akan menjadi bersih.

"Targetnya bukan masalah harga di listriknya meskipun itu juga harus dikalkulasi tapi targetnya adalah sampah ini menjadi bersih dan pengadaan bagi energi masalah harga mungkin bisa disubsidi oleh pemerintah kalau memang kemungkinan dari sisi PLN kalkulasi enggak masuk," ucap Jokowi.

"Tapi yang ingin kita bicarakan sore hari ini adalah bagaimana aturan itu menyebabkan investor segera masuk investasi masuk dan sampah bisa hilang dari peredaran. Saya kira itu sebagai pengantar," tutup Jokowi.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP