Target Bor 616 Titik, Proses Pemboran per Hari ini Baru Capai 76 Sumur Minyak
Merdeka.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) target melakukan pemboran 616 sumur hingga akhir 2021 untuk mengejar capaian produksi minyak 1 juta barel per hari (BOPD). Hingga hari ini, pemboran sumur tersebut baru terlaksana sekitar 12 persen.
"Di tahun 2021 ini kita sudah melakukan 76 pemboran dari rencana 616 sumur pengembangan, atau baru 12 persen," kata Sekretaris SKK Migas Taslim Z Yunus dalam sesi webinar, Rabu (28/4).
Capaian tersebut memang masih minim lantaran kegiatan pengeboran baru akan dimulai di awal tahun dengan pengadaan, kemudian dilanjutkan eksplorasi pada kuartal II dan III.
"Artinya di kuartal I itu karena biasanya pengaruh pengadaan barang dan jasa, kemudian juga budget yang masih ditentukan oleh headquarter, jadi biasanya progresnya tidak begitu cepat. Tetapi biasanya di Q2-Q4 itu akan naik lebih cepat," terang Taslim.
Selanjutnya
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comTaslim coba merujuk catatan proses pemboran sumur yang mencapai 1.245 unit pada 2014. Namun jumlahnya merosot tajam 541 sumur pada 2015, hingga hanya mencapai 117 sumur baru yang dibor pada 2017.
"Jadi kalau dilihat jumlah aktual dari proyeksi pemboran untuk long term plan ini, dari 2015 ini turun tajam karena harga minyak sangat drastis turunnya. Kemudian masih turun sampai 2017," jelasnya.
Jumlah sumur pengembangan mulai merangkak naik perlahan jadi 278 unit pada 2018 dan 318 unit pada 2019. Meski pada 2020 kembali turun dengan hanya 240 sumur akibat Covid-19, SKK Migas percaya proses pemboran sumur untuk minyak dan gas bumi ke depannya bakal terus meningkat.
"Kita melihat 2018-2021 trennya sudah mengarah naik. Jadi kita berharap proyeksi dari pemboran pengembangan dari 2022-2025 ini akan naik secara signifikan," ujar Taslim.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu KencanaSumber: Liputan6.com
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya