Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Target 35.000 MW Jokowi hanya terealisasi di atas kertas

Target 35.000 MW Jokowi hanya terealisasi di atas kertas Ilustrasi PLN. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Direktur Cirebon Power, Heru Dewanto, mengatakan target pembangkit 35.000 MW milik Presiden Joko Widodo (Jokowi) hanya bisa terealisasi di atas kertas. Selain itu, realisasi operasional pembangkit pasti akan meleset dari target waktu 2019.

"Tergantung target pemerintah dilihat dari mana? Kalau realisasi dilihat dari kesepakatan tanda tangan kontrak bisa 2019. Namun, kalau sampai seluruh pembangkit terbangun sulit dicapai," ujar bos salah satu pembangkit terbesar Cirebon ini di Cirebon, Jawa Barat, Rabu (24/2).

Akan tetapi, Heru mengapresiasi langkah Presiden Jokowi dengan mengubah perpres yang memungkinkan revisi RT/RW. Menurut dia, langkah ini menjadi salah satu pendorong kelancaran pembangunan infrastruktur pembangkit listrik.

"Sebab, pemberi pinjaman menginginkan kepastian, dalam bentuk dokumen RTRW sebagai salah satu syarat pemberian pinjaman," kata dia.

Dia meminta pemerintah turut mengawasi implementasi revisi RT/RW ini. Alasannya, banyak birokrasi panjang dalam pengeluaran izin berpotensi menimbulkan hambatan.

"Masalahnya izin RT/RW ini melewati beberapa instansi seperti bupati hingga DPRD," pungkas dia. (mdk/sau)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP