Tanggapi Prabowo, Wapres JK Sebut Pembangunan Infrastruktur RI Memang Harus Dikebut
Merdeka.com - Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menyebut bahwa pembangunan infrastruktur pemerintahan Jokowi terkesan grasa-grusu atau terburu-buru. Hal ini disampaikannya dalam debat Pilpres kedua antar capres yang diselenggarakan di Hotel Sultan, Jakarta, pada hari Minggu (17/2).
Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK) mengatakan, justru pembangunan memang sudah harus dikebut. Sebab, Indonesia sudah tertinggal dari negara lain.
"Ya kalau terburu-buru karena kita sudah telat dari kota lain di ASEAN. Lihat di Kuala Lumpur, Singapura. Jadi kita harus cepat. Jangan cepat dianggap grasa-grusu, lambat dianggap salah. Cepat salah. Jadi bagaimana kita ini," ujar JK usai acara nobar bersama di rumah dinas, Jl. Diponegoro, Menteng, Jakarta, Minggu (17/2).
Menurutnya, masyarakat harus menghargai kecepatan pemerintah dalam mengambil keputusan dalam pembangunan infrastruktur. Apalagi, ada batasan waktu penuntasan sewaktu ASEAN Games diadakan.
"Dan kedua, kita memang sudah terlambat. Kemacetan di Jakarta termasuk yang tertinggi di dunia. Sekarang kan lumayan," tuturnya.
Namun demikian, JK mengakui proyek pembangunan LRT di Palembang memang membutuhkan waktu dan jaringan yang lebih luas lagi. Prabowo sendiri menyinggung hal tersebut dalam bahasannya di debat kedua.
"Ya setuju, kalau itu butuh waktu dan butuh jaringan yang lebih luas lagi. Jadi kalau hanya 20 Km di Palembang tidak cukup menaikkan penumpang dan butuh biaya lagi," ucap JK.
"Memang di Palembang masih jauh dari target. Harus dikampanyekan dan dibuat jaringannya," tandasnya.
Reporter: Ratu Annisaa Suryasumirat
Sumber: Liputan6.com
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya