Tak mau ambil pusing, Mendag yakin Rupiah normal tahun depan
Merdeka.com - Anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) tak diambil pusing jajaran Kabinet Kerja Jokowi-JK, termasuk Menteri Perdagangan Rachmat Gobel. Pemerintah tak khawatir sebab tak hanya Rupiah yang mengalami depresiasi, mata uang di sejumlah negara Asia juga tak bergairah.
"Diperkirakan (rupiah) akan normal kembali tahun depan," ujar Rachmat disela acara Musrenbangnas, di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis (18/12).
Mantan bos Panasonic ini menilai, anjloknya Rupiah justru membawa angin segar bagi kinerja ekspor. Dia yakin kondisi ini sudah diperhitungkan dengan seksama oleh eksportir.
"Enggak kok. Enggak berpengaruh (ekspor). Pada industri-industri ekspor itu mereka pasti sudah mempunyai hitungan. Jadi mereka sudah ada antisipasinya," tuturnya.
Mendag juga tak terlalu khawatir dengan stagnasi kondisi perekonomian Eropa, khususnya perlambatan yang terjadi di Rusia. "Enggak ada masalah. Demand di sana (Rusia) cukup besar," tandasnya. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya