Tak lagi bisa bersaing, Indef sebut Merpati halal jika ditutup
Merdeka.com - Kisruh dan permasalahan nampaknya masih terus melekat di tubuh maskapai Merpati Nusantara Airlines. Di samping terlilit utang yang sangat banyak, kini Merpati tak sanggup menggaji karyawannya.
Pengamat Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Enny Sri Hartati melihat masalah di tubuh maskapai perintis ini sudah sangat berat dan pelik. Enny menyarankan agar Merpati ditutup saja karena sekarang banyak maskapai lebih efisien darinya.
"Merpati complicated dan berlarut larut. Banyak skema sudah dicoba dan tidak efisien sudah diselamatkan mau gimana lagi. Banyak maskapai lebih efisien. Citilink efisien," ucap Enny ketika dihubungi merdeka.com di Jakarta, Selasa (28/1).
Menurut Enny, masalah Merpati sudah dari beberapa tahun lalu dan tidak pernah ada jalan keluar. Merpati tidak harus diselamatkan jika memang tidak efisien dan tidak bisa bersaing dengan maskapai lain.
"Sudah lama banget masalahnya, persoalannya memang complicated. Ibaratnya orang suami istri bercerai, kan bercerai dilarang tapi jika itu terbaik halal juga," tutupnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya