Tak kalah dengan Soekarno-Hatta, Bandara Kertajati dikelilingi akses tol & kereta api
Merdeka.com - Bandara Kertajati atau Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) direncanakan beroperasi pada Juni 2018 mendatang. Bandara ini akan menjadi penopang Bandara Husein Sastranegara, Bandung yang saat ini sudah melebihi kapasitas.
Tak kalah dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, BIJB ini nantinya juga terkoneksi dengan berbagai moda transportasi, yaitu darat dan kereta api.
"Jadi kan ini terintegrasi dengan jalan tol Cipali, nanti di sini juga akan dibangun jalur kereta, jadi ini akan terintegrasi antar modanya dan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat," kata Dirjen Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso di BIJB, Majalengka, Rabu (4/4).
Selain itu, saat ini juga tengah dibangun jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu). Dengan adanya tol ini maka Bandara Husein di Bandung akan terintegrasi dengan BIJB. Tol ini diharapkan akan rampung pada akhir 2018.
Tidak jauh dari BIJB, tepatnya kurang lebih 40 Km, juga bakal dibangun Pelabuhan Patimban. Dengan demikian Jawa Barat akan menjadi daerah dengan ekonomi mandiri.
Dengan luas lahan lebih dari 1.000 hektar (ha), BIJB memiliki kapasitas 5,6 juta per tahun. Runway yang sudah dibangun saat ini sepanjang 2.500 m dan akan dikembangkan menjadi 3.000 m tahun ini.
"Bandara Husein kan runway-nya sudah tidak bisa diperpanjang lagi, jadi nanti pesawat wide body akan kita arahkan ke sini, seperti Airbus 330 yang akan digunakan untuk penerbangan haji pada Juli nanti," papar Agus.
Saat ini pembangunan BIJB sudah mencapai 93 persen. Berbagai interior bandara saat ini tengah disempurnakan. Ditargetkan bandara ini bakal diresmikan pada Juni 2018.
Sebagai operatornya, PT Angkasa Pura II (Persero) telah menandatangani kesepakatan kerjasama dengan BIJB dengan masa kelola 17 tahun.
Reporter: Ilyas Istianur Pradiya
Sumber: Liputan6.com
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya