Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak Hanya Resesi, Dunia Dihadapkan dengan Ancaman Perang Nuklir

Tak Hanya Resesi, Dunia Dihadapkan dengan Ancaman Perang Nuklir ilustrasi perang nuklir. ©oddee

Merdeka.com - Presiden Persatuan Antar-Parlemen atau President of Inter-Parliamentary Union (IPU), Duarte Pacheco mengatakan, negara-negara anggota G20 memiliki kekuatan besar dalam mengatasi ancaman krisis global, sebagaimana yang pernah terjadi pada 2008 lalu. Apalagi saat ini ada ancaman perang nuklir yang dilakukan beberapa negara.

"Kita hadapi tantangan yang lebih besar lagi, karena ini ada ancaman perang nuklir," kata Duarte dalam pembukaan The 8th G20 Parliamentary Speaker's Summit (P20) di Gedung DPR-MPR, Jakarta, Kamis (6/10).

Sebagai perkumpulan Parlemen G20 harus bisa bertindak dan bertanggungjawab atas nama rakyat. Sebab menurutnya tidak akan ada pembangunan tanpa adanya perdamaian, begitu juga sebaliknya.

"Tidak ada kan ada perdamaian tanpa pembangunan dan tak ada pembangunan tanpa perdamaian," kata dia.

Pembangunan berkelanjutan juga harus menjunjung tinggi penghormatan terhadap kebebasan fundamental. Agar kebijakan tetap fokus untuk masyarakat, maka perlu bagi negara anggota G20 untuk memperbarui komitmen bersama. Mulai dari isu kesetaraan gender hingga keterlibatan investasi untuk mengembangkan dimensi tata kelola global.

"Kami sudah bangun parlemen yang kuat dan akuntabilitas kerja sama dengan anggota kami," kata dia.

Berbagai hal tersebut perlu dilakukan dengan komitmen dan tanggung jawab dalam rangka menghadapi tantangan global sekarang. Salah satunya dengan menjalankan fungsi anggaran dan pengawasan dalam rangka pelaksanaan G20. Sehingga bisa memenuhi tujuan dan visi G20.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP