Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tahun lalu, BI catat transaksi penarikan uang Rp 490 T

Tahun lalu, BI catat transaksi penarikan uang Rp 490 T Gedung Bank Indonesia. Merdeka.com / Dwi Narwoko

Merdeka.com - Bank Indonesia ( BI ) mencatat transaksi penarikan/setoran melalui bank sentral sepanjang 2013,lebih tinggi yakni Rp 490 triliun atau meningkat 14 persen dibanding 2012 yang mencapai Rp 429,6 triliun.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Ronald Waas memaparkan di sisi lain juga terjadi kenaikan transaksi penyetoran sebesar Rp 436,9 triliun atau lebih tinggi 19 persen dibanding 2012. Makaterjadi nett outflow atau uang keluar sebesar Rp 53,1 triliun atau lebih rendah dibanding 2012 yang mencapai Rp 63,3 triliun.

"Tahun 2013 sendiri bukan tahun kita berpesta pora, ada tantangan di perekonomian kita, terutama bidang moneter. Ini terlihat pada sistem pembayaran itu ada penurunan dari uang yang diedarkan," kata Ronald di Gedung Bank Indonesia , Jakarta, Kamis (16/1).

Ronald menambahkan, untuk rata-rata harian uang yang diedarkan sepanjang 2013 sebanyak Rp 420,9 triliun atau meningkat 13,6 persen dibanding tahun 2012 sebanyak Rp 370,6 triliun. Sedangkan, rasio uang tunai yang ada di perbankan (cash in vault) sebesar 15,8 persen atau sedikit lebih besar dibanding tahun lalu dengan rasio 15,5 persen.

Untuk menjaga kualitas uang yang beredar, sepanjang tahun 2013, BI telah memusnahkan sebanyak Rp 105,3 triliun. "Secara Undang-undang mata uang, untuk uang yang dimusnahkan harus dipublikasikan. Itu ada kriterianya untuk pemusnahan uang. Itu ada mesin yang mengatur tingkat kelusuhan uang sehingga uang itu menjadi tidak layak edar lagi. Kita juga laporkan hal ini kepada DPR dan pemerintah dalam hal ini adalah Kementerian Keuangan," jelas Ronald. (mdk/bim)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP