Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tahun ini, SILO Diprediksi Raup Pendapatan Capai Rp 8,74 T dan Laba Rp 641 M

Tahun ini, SILO Diprediksi Raup Pendapatan Capai Rp 8,74 T dan Laba Rp 641 M RS Siloam. lippokarawaci.co.id

Merdeka.com - Kinerja PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO), anak usaha PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) di sektor kesehatan, diprediksi akan tumbuh stabil pada tahun ini. Di mana, perolehan pendapatan diprediksi mencapai Rp8,74 triliun dan laba bersih Rp641 miliar.

RHB Sekuritas Indonesia menyebut pertumbuhan tersebut tidak lepas dari strategi ekspansi SILO seiring dengan kebutuhan layanan kesehatan yang diprediksi masih tinggi tahun ini.

Di samping itu, pertumbuhan juga didorong oleh strategi turnaround manajemen SILO yang diproyeksikan memberikan hasil yang nyata dalam jangka panjang, hingga diluncurkannya platform online MySiloam yang memudahkan pasien mendapatkan layanan kesehatan, terlebih di luar Jawa.

"Saat ini SILO memiliki 21 rumah sakit di luar Jawa, dengan kontribusi terhadap pendapatan 30 persen-40 persen dan sekitar 10 persen kunjungan rawat jalan dikelola melalui MySiloam," tulis RHB Sekuritas dalam risetnya, Jumat (7/1).

RHB Sekuritas Indonesia juga mengkaji bahwa SILO berencana membeli beberapa lahan rumah sakit dari pemilik lahan guna mengurangi tarif sewa ke depannya serta untuk meningkatkan margin laba.

Pertumbuhan kinerja SILO tentunya berdampak positif terhadap LPKR sebagai induk usaha yang memegang saham kepemilikan sebesar 55,4 persen.

Siloam Gencar Tambah Rumah Sakit Baru

tambah rumah sakit baruRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Presiden Komisaris SILO yang juga CEO LPKR John Riady mengatakan bahwa melihat tingginya kebutuhan rumah sakit di Tanah Air, SILO berkomitmen melakukan penambahan rumah sakit di berbagai kota di Indonesia.

"SILO akan terus membangun rumah sakit baru agar semakin banyak masyarakat Indonesia yang memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas dan berstandar internasional," tegasnya.

Menurutnya, kemampuan dan kualitas rumah sakit di dalam negeri juga tidak kalah bagus dibandingkan dengan luar negeri. Hal ini dibuktikan, dengan meningkatnya pasien non-Covid 19 di SILO selama pandemi berlangsung.

"Industri kesehatan merupakan salah satu mesin pertumbuhan bagi perekonomian nasional. Apalagi masyarakat kian sadar tentang kesehatan dan pencegahan penyakit seiring dengan imbas pandemi," tegas John.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP