Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tahun ini, PLN bakal teken kontrak proyek listrik 10 ribu megawatt

Tahun ini, PLN bakal teken kontrak proyek listrik 10 ribu megawatt Tower Listrik. ©shutterstock.com

Merdeka.com - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menargetkan meneken perjanjian jual beli listrik sebesar 10 ribu megawatt tahun ini. Tersebar di Jawa, Sumatera, dan Bali.

"Targetnya tahun ini selesai semua tanda tangan kontraknya," kata Husain Abdullah, Juru Bicara Wakil Presiden Jusuf Kalla, Jakarta, Selasa (20/10).

Target itu didapat setelah Wapres menerima kunjungan direksi PLN di kantornya, siang ini.

Menurut Husain, pembangunan proyek PLN sering terkendala ketersediaan lahan. Selain itu, masyarakat juga masih menganggap instalasi listrik sebagai gangguan.

"Nah ini kan harus diselesaikan semua. Jadi masukan-masukan dari lapangan yang ditemukan PLN. Nah sebagian dia sudah selesaikan tapi bapak (JK) maunya jangan satu-satu biar cepat."

Wapres, lanjut Husain, menegaskan bahwa megaproyek pembangkit listrik 35 ribu megawatt sudah tak bisa diganggu gugat. Mengingat listrik sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat.

"Kalau dulu mati lampu sejam dua jam orang tidak ngeluh, yang penting nyala lagi. Sekarang nggak bisa, orang pasti komplain karena kebutuhan sudah pokok, jadi kualitas harus ditingkatkan," katanya. "Dengan 35 ribu megawatt itu mungkin sudah include cadangan. Kalau membangun itu nanti cadangannya sekian."

(mdk/yud)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP