Tabrakan KRL di Juanda, Menteri Jonan sebut tanggung jawab masinis
Merdeka.com - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menduga kecelakaan KRL di Stasiun Juanda karena kesalahan manusia. Sebab sistem persinyalan kereta tidak mengalami masalah.
Jonan menyebut, saat terjadi kecelakaan kemungkinan besar kereta dikendalikan asisten masinis. Sesungguhnya tidak ada larangan asisten masinis mengemudikan KRL. Namun, tanggung jawab penuh tetap ada di tangan masinis.
"Gini, kalau asistennya bawa, masinisnya harus tanggung jawab. Kalau boleh ya boleh saja, dalam keadaan darurat juga boleh. Kalau dia menyerahkan ke asisten masinis mestinya harus tetap dia (masinis) yang bertanggung jawab," ujar Jonan di Stasiun Manggarai, Jakarta, Kamis (24/9).
Menteri Jonan menyerahkan evaluasi kecelakaan KRL pada manajemen KCJ. Apabila manajemen KCJ tidak menegur personel yang lalai dalam bertugas, maka Kementerian Perhubungan akan turun tangan dengan cara lain.
Mantan bos PT KAI ini menegaskan, pihaknya pasti memberikan teguran kepada KCJ. Langkah kedua yang akan diambil. sampai hasil KNKTnya keluar, Kemenhub tidak akan menambah izin frekuensi.
"KCJ sendiri mau menghukum anak buahnya silakan saja, tapi kalau tidak dihukum nanti saya yang minta manajemennya diubah atau gimana," papar Jonan. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya