Survei: Jumlah Lamaran per Lowongan Kerja Naik 89 Persen Selama Pandemi
Merdeka.com - Country Manager JobStreet Indonesia, Faridah Lim mengatakan, jumlah lamaran per lowongan meningkat sebesar 89 persen selama pandemi Virus Corona. Sebelum pandemi, pencarian satu pekerjaan dilamar oleh 300 hingga 400 orang.
"Jika sebelumnya satu lowongan 300 hingga 400 pencari kerja sekarang naik menjadi hampir 90 persen naik dari jumlah pencari kerja per job," ujar Faridah dalam diskusi online, Jakarta, Senin (7/6).
Kondisi ini menunjukkan semakin banyak pencari kerja yang beralih ke digital. Hal ini juga menandakan lowongan pekerjaan di Indonesia semakin membaik. "Jika pelamar banyak, lowongan di Indonesia sudah membaik," kata Faridah.
Keberadaan vaksin di Indonesia, turut memberikan dampak positif terhadap dunia kerja. Tercatat, semakin banyak perusahaan yang sudah berani membuka lowongan pekerjaan.
"Kondisi saat ini vaksin sudah tersedia, dan sudah banyak pula dunia usaha bangkit pula. Kita bisa lihat dari data kami. Walaupun belum kembali ke masa normal tapi bisa dilihat kondisi perekonomian Indonesia sudah mulai bangkit kembali," jelasnya.
Lowongan Pekerjaan Naik 31 Persen
Faridah mencatat, lowongan pekerjaan mulai naik sebesar 31 persen jika dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Di mana tahun lalu, pandemi sudah masuk perlahan ke Indonesia.
"Lowongan sudah mulai naik sekitar 31 persen. Dibanding tahun lalu di masa pandemi. Ini kabar menggembirakan. Kita optimis ekonomi Indonesia bisa bangkit kembali dan berjaya dengan ekonomi yang sudah mulai aktif kembali," tandasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya