Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sun Life Ajak Anak Muda Hidup Sehat Secara Finansial

Sun Life Ajak Anak Muda Hidup Sehat Secara Finansial Presiden direktur Sun Life Indonesia, Elin Waty. ©2019 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life Indonesia) kembali mengajak masyarakat khususnya generasi muda Indonesia untuk menerapkan investasi kesehatan. Kesehatan dianggap sebagai faktor penting dalam mendukung produktivitas dan kualitas hidup di masa datang.

Presiden direktur Sun Life Indonesia, Elin Waty menyebutkan pihaknya mengusung kampanye kesehatan dengan nama Live Healthier Lives, untuk mengajak generasi muda dalam menjaga kesehatan secara holistik.

"Baik dari segi fisik, mental, maupun finansial, guna mempersiapkan diri menyambut bonus demografi pada 2030," kata dia, di kawasan Kuningan, Jakarta, Kamis (11/7).

Pada kesempatan ini, Sun Life juga memperkenalkan figur publik sekaligus penggiat kesehatan yaitu Ibnu Jamil dan Kelly Tandiono, sebagai duta dari kampanye Live Healthier Lives.

Elin mengungkapkan kampanye tersebut dilatarbelakangi kondisi kesehatan dan bonus demografi yang akan terjadi beberapa tahun mendatang. Badan Pusat Statistik (BPS) memprediksi Indonesia akan mencapai bonus demografi pada 2030.

"Sebuah kondisi langka, ketika jumlah penduduk berusia produktif akan mendominasi, bahkan mencapai 64 persen dari total populasi tanah air," ujarnya.

Dia melanjutkan, jika didukung kualitas masyarakat yang baik, bonus demografi ini akan menjadi mesin pendorong pertumbuhan ekonomi bangsa. Namun di sisi lain, jika kualitas masyarakatnya kurang baik, generasi ini justru akan menjadi beban baru bagi negara.

"Sebagai generasi penerus sekaligus motor penggerak bangsa, generasi muda Indonesia perlu membekali diri dengan investasi kesehatan yang baik. Bukan hanya dari segi fisik maupun mental, kesehatan finansial pun memiliki peran krusial dalam membangun generasi yang berkualitas dan produktif. Bukan perkara mudah, melihat ancaman kesehatan yang dihadapi generasi muda saat ini tidak bisa dianggap sepele," ujarnya.

Dia memaparkan hasil riset Analisis Beban Penyakit Nasional dan Sub Nasional Indonesia Tahun 2017 yang dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Badan Litbangkes) bekerjasama dengan Institute For Health Metrics and Evaluation (IHME) mengungkap bahwa 70 persen kematian dini di Indonesia disebabkan oleh penyakit tidak menular (PTM).

"Seperti diketahui bersama, faktor penyakit tidak menular terkait erat dengan pola hidup tidak sehat, seperti makan tidak seimbang dan kurangnya aktivitas fisik," ujarnya.

Sedangkan dari sisi finansial, hasil survey nasional literasi dan inklusi keuangan 2016 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat baru 27 persen masyarakat usia produktif yang memiliki tabungan masa depan.

"Sedangkan penetrasi asuransi jiwa di Indonesia baru mencapai 7 persen. Kondisi ini memicu Sun Life untuk kembali mengingatkan masyarakat untuk memprioritaskan kesehatan mereka sejak dini, melalui kampanye kesehatan Live Healthier Lives," tutupnya.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP