Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sulap limbah jadi energi, RI belajar dari Finlandia, Denmark hingga Swedia

Sulap limbah jadi energi, RI belajar dari Finlandia, Denmark hingga Swedia Luhut Panjaitan. ©2016 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan menghadiri acara diskusi bertajuk Waste to Energy, di Hotel Mandarin, Jakarta, Senin (11/9). Acara tersebut dihadiri oleh delegasi dari Negara Finlandia, Denmark, Swedia dan Norwegia membahas pengelolaan sampah menjadi energi.

Luhut menjelaskan, Indonesia akan belajar teknologi pengolahan limbah menjadi energi kepada negara-negara tersebut yang telah lebih dahulu sukses melakukannya.

"Memang penting untuk memiliki perspektif keempat negara yang dikenal baik dan berkomitmen tinggi dalam perlindungan lingkungan untuk menjadi gambaran pembuatan kebijakan di sini di Indonesia," kata Luhut.

Luhut mengungkapkan, acara ini merupakan salah satu tindak lanjut kunjungannya ke Stockholm bulan Juni lalu. Saat itu, Luhut melihat langsung pengolahan limbah menjadi sumber energi. "Kami mengunjungi tempat pengelolaan limbah untuk membangun energi di tengah kota. Ada tanaman hijau, danau kecil, dan bahkan beberapa sapi. Tidak ada asap hitam datang dari instalasi sebenarnya, sama sekali tidak ada asap di sana, tidak berbau," ungkapnya.

Luhut mengaku sangat tertarik mengetahui tentang bagaimana mengubah limbah. Sebab, selama ini Indonesia belum mengolah limbah dan masih menyia-nyiakan.

"Selama kunjungan saya, saya menemukan bahwa limbah untuk energi efisien, multifungsi dalam hal itu Ini menghilangkan limbah dan pada saat yang sama menghasilkan energi terbarukan, tidak berbahaya bagi kesehatan dan banyak digunakan di Swedia dan juga di Nordic lainnya negara," pungkasnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP