Suku bunga KUR terlalu tinggi
Merdeka.com - Suku bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar 22 persen per tahun dipandang masih sangat memberatkan saat ini. Bank Indonesia disarankan menurunkan suku bunga KUR menjadi 1,15-1,25 persen per bulan atau sekitar 12-13 persen per tahun.
"Kami meminta BI untuk bisa menurunkan suku bunga KUR, itu terlalu tinggi," ujar Ketua Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD-RI), Zulbahri M di Gedung BI, Jakarta, Senin (3/3).
Meski suku bunga KUR tergolong tinggi, tapi kredit macet KUR terbilang rendah. "Tahun lalu (2013) kredit macet masih di angka aman sebesar 3,7 persen walau keberadaan KUR masih minim," jelas dia.
Dia meyakini, penurunan suku bunga KUR akan berkorelasi dengan peningkatan jumlah nasabah. Zulbahri yakin makin banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan KUR untuk usaha mereka.
"Bahkan kredit macet sektor perkebunan di Jawa Timur kredit macet O persen tahun 2013. Tapi KUR masih belum tersosialisasi. Kita minta BI, perbankan, Kemenkop bersama-sama meningkatkan ini," ungkapnya. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya