Sudirman Said: Freeport dan pemerintah ibarat ayam dan telur
Merdeka.com - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengibaratkan pemerintah dan PT Freeport Indonesia (PTFI) seperti telur dan ayam. Sebab, belum ada titik pertemuan dalam kesepakatan antara pemerintah dan perusahaan tambang asal Amerika Serikat (AS) ini.
Sudirman mengakui ada beberapa poin dalam perundingan tersebut yang telah disepakati. Namun, terdapat dua kesepakatan yang masih belum selesai yaitu setoran kepada pendapatan negara atau dividen dan perpanjangan operasi tambang.
"Kita sering mengatakan berulang-ulang bahwa dari semua item yang sedang dirundingkan sudah dibahas, sudah disimpulkan dan disepakati kecuali dua hal. Pertama, setoran kepada pendapatan negara. Itu saya mengatakannya karena tinggal sedikit tapi ini tergantung keputusan pemerintah mengenai kelangsungan operasi," ujar Sudirman di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Rabu (20/7).
Kedua, soal perpanjangan kontrak. Menurutnya, Peraturan Pemerintah (PP) menyebutkan perpanjangan kontrak tambang harus diajukan paling lambat dua tahun sebelum masa kontraknya. Padahal, Freeport sudah mengajukan perpanjangan kontrak sejak tahun lalu.
"Kelangsungan operasi ada kendala karena PP-nya mengatakan baru bisa diajukan perpanjangan dua tahun sebelum habis, ini seperti ayam dan telur," tambahnya.
Lebih lanjut, Sudirman menambahkan pemerintah tengah mengkaji ulang perpanjangan kontrak dan perjanjian dengan Freeport. Alasannya, pemerintah sedang menggenjot investasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
"Tentu saja harus dikaji plus minusnya, namun yang penting kita sudah lama mengambil pandangan. Operasi tambang di Timika tidak boleh berhenti karena yang paling mendapatkan benefit langsung adalah masyarakat setempat," pungkasnya. (mdk/sau)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya