Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sudah janji pada Jokowi, Foxconn belum lapor investasi ke BKPM

Sudah janji pada Jokowi, Foxconn belum lapor investasi ke BKPM pabrik foxconn. © latitudenews.com

Merdeka.com - Pemerintah Indonesia hingga sekarang masih menunggu realisasi investasi Hon Hai Precision Industry Co Ltd atau akrab disebut Foxconn. Foxconn terus mengulur rencana mereka yang telah dijanjikan semenjak dua tahun lalu.

Belum lama ini, Foxconn telah melapor kepada Gubernur DKI Joko Widodo untuk segera merealisasikan investasinya. Bahkan Foxconn telah telah menjalin Letter of Intent (LoI), jenis nota kesepahaman yang menyerupai Memorandum of Understanding (MoU) dengan Jokowi.

Namun demikian, Foxconn sampai sekarang belum melapor kepada Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Kepala BKPM Mahendra Siregar mengaku belum mendapatkan laporan rencana investasi perusahaan Teknologi asal Taiwan, Foxconn Technology Group bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Belum, mudah-mudahan bisa segera," kata Mahendra di Hotel JW Marriott, Jakarta, Selasa (11/2).

Mahendra mengatakan, Foxconn wajib melaporkan rencana investasi tersebut kepada BKPM sebelum memulai pembangunan pabrik. Menurut Mahendra, pertemuan antara Foxconn dengan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, beberapa waktu lalu, baru merupakan tahap penjajakan.

"Kemarin itu baru Leter of Intent, itu ada keinginan menindak lanjuti. Respon saya ya cepat saja deh. Kami tentu siap mendukung," ucap Mahendra.

Terkait dengan santernya Agung Sedayu Group dan Erjaya yang dikabarkan menjadi mitra lokal Foxconn, Mahendra hanya mengatakan bahwa peluang untuk menjadi mitra lokal Foxconn masih terbuka lebar.

Deputi Pengendalian Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis menambahkan, BKPM belum mendapat kepastian rencana Foxconn tersebut direalisasikan. BKPM hanya dapat menunggu laporan dari Foxconn terkait realisasi rencana investasi tersebut.

"Kita tunggu realisasinya kapan dia mengajukan ke BKPM. Dulu dengan beberapa kawasan industri, dia berbicara dengan siapa saja. Sekarang sebenarnya kita dengan pemerintah itu nunggu, apa sih, gimana, apa yang dilakukan. Kita menunggu saja," tegas Azhar.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP