Subsidi listrik dicabut bikin pengusaha UKM pangkas karyawan
Merdeka.com - Pemerintah akan mencabut subsidi listrik untuk pelanggan rumah tangga tahun depan. Pencabutan ini juga bakal dirasakan para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.
Para pelaku UMKM berencana untuk memangkas jumlah karyawannya akibat tingginya biaya produksi. Pencabutan subsidi listrik ini membuat pelaku UMKM putar otak untuk memperoleh keuntungan, salah satunya pangkas jumlah karyawan.
"Kita tidak bisa gaji karyawan, produksi kita jadi mahal bayarannya. Kalau harga kita naikan nanti pembeli pasti kabur," ujar Pengusaha sambel pecel Ana Nuraini kepada merdeka.com dalam acara Pameran Pangan Nasional 2015 di Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu (7/11)
Sementara itu, pengusaha rendang Neni mengatakan para pelaku UMKM bakal menaikkan harga barang. Ini jadi salah satu cara agar pengusaha tetap hidup.
"Produksi kita kan mengandalkan listrik. Pikirin kita para UKM, pikirin rakyat dibawah juga," kata Neni.
Lebih lanjut, Neni mengaku bisa menerima kebijakan pemerintah untuk mencabut subsidi listrik. Kendati demikian, Neni meminta pemerintah memberi jalan agar pelaku UMKM tetap tumbuh ditengah pencabutan subsidi listrik.
"Kami terima keputusan pemerintah. tapi kami ingin pemerintah bantu kami (UKM). bantu untuk promosiin, bantu permudah surat izinnya, dan bantu kami untuk mengembangkan usaha kami. Kami juga memberi kontribusi ke pemerintah kan dengan membuka lapangan kerja baru," tutupnya.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya