Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Strategi Rizal Ramli Tekan Krisis Ekonomi di Indonesia

Strategi Rizal Ramli Tekan Krisis Ekonomi di Indonesia Rizal Ramli. ©2015 Merdeka.com/ Dian Rosadi

Merdeka.com - Ekonom Rizal Ramli memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi di Indonesia akan terus menurun. Bahkan, ekonomi Indonesia di 2019 diprediksi hanya mencapai 4,5 persen.

Untuk itu, dia menyarankan pemerintah harus melakukan perubahan terhadap kebijakan ekonomi. Apabila tidak ada perubahan dengan strategi dan policy, yang akan terjadi adalah krisis.

"Study-nya itu menunjukkan setiap krisis itu yang terpukul selalu masyarakat bawah. Harapannya untuk keluar dari masalah krisis ini adalah hentikan pajak untuk masyarakat kecil. Pemerintah harus genjot pertumbuhan ekonomi dan tingkatkan daya beli masyarakat kecil," tutur Rizal Ramli di Jakarta, Senin (12/8).

Untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi, teorinya sederhana. Pertama, naikkan gaji masyarakat kecil sehingga mereka akan punya daya beli untuk sektor-sektor ritel. Dengan begini, ekonomi akan terus berjalan.

"Kalau kita pro dengan masyarakat kecil dan bukan sebaliknya, ekonomi akan berjalan semestinya," ucapnya.

Sebelumnya, Rizal Ramli meramal pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini sebesar 4,5 Persen. Prediksi tersebut dengan mempertimbangkan seluruh faktor ekonomi makro yang terus menurun dalam beberapa waktu terakhir.

Salah satu ekonomi makro yang terus menurun seperti current account defisit (CAD) merosot ke USD 8 miliar. Hal ini harus menjadi perhatian pemerintah jangan sampai kondisi ini membuat Indonesia harus mengalami krisis seperti 1997 dan 1998.

"Indikator makro menunjukkan makin merosot. Grafik CAD makin merosot sampai terakhir USD 8 miliar. PDB juga meningkat lumayan besar dan ini membahayakan. Dulu juga terjadi 1998 kayak gini. Cuman seperti biasa pejabat kita kepedean sibuk bantah-bantah," jelasnya.

Reporter Magang: Rhandana Kamilia

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP