Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Strategi Pemerintah Bangkitkan Sektor Pariwisata Terdampak Pandemi Covid-19

Strategi Pemerintah Bangkitkan Sektor Pariwisata Terdampak Pandemi Covid-19 Turis berjemur di Kuta. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara memastikan pemerintah sudah mempersiapkan anggaran khusus untuk pengembangan sektor pariwisata. Pada 2020 saja, APBN dalam rangka pemulihan ekonomi nasional juga menyediakan program stimulus pariwisata yang diharapkan dapat mendukung kegiatan pariwisata.

Dia meyakini sektor pariwisata dapat bangkit dan pulih dengan dukungan dari banyak peran. Dukungan pemerintah pusat sendiri dibuktikan melalui belanja kementerian/lembaga, belanja BUMN, belanja swasta, dan belanja pemerintah daerah.

Belum lagi, pemerintah juga menyiapkan anggaran sebesar Rp15,1 triliun di tahun 2021. Dengan anggaran yang tersebar di kementerian/lembaga, non kementerian/lembaga, dan transfer ke daerah. Dia berharap sinergi antar kementerian/lembaga dan pemerintah daerah untuk memajukan pariwisata semakin meningkat.

“Sinergi akan menjadi lompatan arah kebijakan yang baik untuk pariwisata,” kata dia saat menjadi narasumber pada Rapat Koordinasi Nasional Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, ditulis Jumat (27/11).

Seperti diketahui, sektor pariwisata merupakan sektor yang sangat terdampak akibat pembatasan sosial guna mengurangi penyebaran Covid-19. Berbagai macam sektor mulai dari transportasi, industri tekstil, industri alat angkut, industri kerajinan, perdagangan, hotel, dan restoran tidak berjalan.

Melihat kondisi itu, pemerintah hadir untuk dengan memberikan stimulus melalui APBN. APBN segera merespons dan melakukan kebijakan yang sifatnya luar biasa. "Pengeluaran negara di tengah penerimaan mengalami kontraksi karena kegiatan ekonomi menurun,” ungkapnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP