Stok AS menurun, harga minyak dunia beranjak naik
Merdeka.com - Harga minyak berakhir lebih tinggi pada Senin. Hal ini didukung tanda-tanda penurunan dalam persediaan minyak Amerika Serikat.
Dikutip Antara, Selasa (13/6), harga minyak mengalami kerugian besar awal pekan lalu. Terbukti, harga minyak AS dan minyak mentah Brent turun sekitar lima persen, usai kenaikan mengejutkan dalam stok minyak mentah AS mengurangi sentimen para investor.
Beberapa analis mengatakan kenaikan harga minyak baru-baru ini tampak bersifat teknis, namun mereka juga memperingatkan bahwa pergerakan tersebut mungkin akan segera berlalu.
Sementara itu, Arab Saudi yang menjadi eksportir minyak utama dunia, akan memotong alokasi minyak mentah ke Asia pada Juli menjadi sekitar 300.000 barel per hari (bpd), lebih dalam daripada Juni.
Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli naik USD 0,25 menjadi menetap di USD 46,08 per barel di New York Mercantile Exchange.
Sementara itu, patokan Eropa minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Agustus, meningkat USD 0,14 menjadi ditutup pada USD 48,29 per barel di London ICE Futures Exchange.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya