Sri Mulyani sebut pembiayaan utang 2019 terendah sejak 5 tahun terakhir
Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan saat ini defisit APBN dan pembiayaan utang menurun sehingga rasio utang terkendali dalam batas aman. Selain itu, pembiayaan melalui utang hanya merupakan alat dan menjadi bagian dari instrumen fiskal untuk menuju tujuan pembangunan yang menjadi cita-cita bangsa.
"Pembiayaan utang tahun 2019 menurun dari tahun-tahun sebelumnya dan bahkan menjadi yang terendah dalam lima tahun terakhir," kata Sri Mulyani di DPR RI, Jakarta, Rabu (31/10).
Dia menegaskan kondisis tersebut mencerminkan APBN yang semakin sehat dan mandiri. Selain itu, pembiayaan juga akan dioptimalkan sebagai instrumen untuk memacu perekonomian, dengan mendorong peningkatan peran swasta, BUMN dan BLU (Badan Layanan Umum).
"Untuk mengakselerasi pembangunan infrastruktur, melalui skema pembiayaan kreatif dan inovatif," ujarnya.
Dia menjelaskan, pembiayaan anggaran tahun 2019 juga dioptimalkan sebagai instrumen untuk memperkuat inovasi dan teknologi.
"Hal itu tercermin dari kesepakatan untuk mengalokasikan dana abadi penelitian yang merupakan bagian dari 20 persen anggaran untuk pendidikan. Dana ini diharapkan akan mampu membiayai lebih banyak kegiatan penelitian, yang hasilnya dapat bermanfaat bagi inovasi dan kcmajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan industri," tutupnya.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya