Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sri Mulyani: Penggunaan narkoba gerus daya beli masyarakat

Sri Mulyani: Penggunaan narkoba gerus daya beli masyarakat Sri Mulyani. ©2017 merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, penggunaan narkoba di masyarakat dapat mengganggu kondisi perekonomian. Sebab, penggunaan narkoba secara masif dapat menggerus daya beli masyarakat.

"Mengganggu, karena narkoba itu adalah underground ekonomi ilegal. Sehingga dia tidak tercapture, dia jelas menggerus daya beli masyarakat," ujarnya di Gedung Bea Cukai, Jakarta, Jumat (19/1).

Sri Mulyani mengatakan, transaksi pembelian dan penjualan narkoba tidak terekam atau tidak dicatatkan. Meskipun nilai pembeliannya tetap ada, namun tidak memberi dampak bagi pertumbuhan ekonomi.

"Dengan dibelinya barang-barang ini, kemudian transaksinya tidak terekam. Sehingga tidak ada dampaknya ke ekonomi kita, tidak terekam tapi valuenya yang ada," jelasnya.

Sri Mulyani menambahkan, dampak penggunaan narkoba sangat berbahaya bagi kesehatan, terutama pada generasi muda. Generasi muda yang seharusnya menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia di masa depan tidak dapat berkarya dengan baik karena terjebak penggunaan narkoba.

"Generasi muda yang seharusnya dia berinovasi, inovatif menjadi tulang punggung Indonesia, tapi sudah dirusak oleh narkoba. Ini adalah sesuatu yang perlu kita waspadai," tegasnya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP