Sri Mulyani Jamin Pembentukan Holding Ultra Mikro Tidak Saling Kanibal
Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menjamin pembentukan holding ultra mikro tidak akan berdampak negatif pada keberlangsungan bisnis ketiga perusahaan tersebut. Sebab, holding ini akan mempertahankan keunggulan ketiga perusahaan ini, serta tidak akan terjadi kanibalisasi perusahaan dalam integrasi tersebut.
"Ketika kami sampaikan ke kementerian BUMN yang menyampaikan usulan holding, kami meyakinkan dengan memberikan beberapa rambu-rambu. Ini adalah sinergi dari tiga bisnis model yang saling melengkapi, bukan saling kanibal atau saling me-merge," kata Sri Mulyani dalam Raker bersama dengan Komisi XI DPR RI, Senin (8/2).
Sebagaimana diketahui bahwa, holding ini melibatkan tiga institusi besar, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Persero), PT Permodalan Nasional Madani (PNM) (Persero) dan PT Pegadaian (Persero). Dengan adanya holding ini pemerintah menargetkan sebanyak 29 juta usaha ultra mikro bisa mendapat fasilitas pembiayaan pada 2024
Bendahara negara itu juga menjamin eksistensi PNM dan Pegadaian akan terjaga, dan bisnis kedua perusahaan ini tak akan sepenuhnya dicaplok BRI. Keberadaan holding, menurutnya justru memperkuat bisnis masing-masing perusahaan, terlebih karena adanya kekuatan eksisting BRI sebagai bank dengan jaringan luas dan kemampuan besar dalam mengumpulkan dana murah.
"Ekspansi yang kemungkinan bisa dari 15 juta ke 29 juta pelaku UMi dan UMKM dan memberikan akses lebih banyak kepada UMKM, ini akan menjadikan fokus bagi kita untuk memberikan dukungan tersebut. Kami sudah konsultasi dengan OJK dan mereka sampaikan mereka dukung langkah tersebut," tuturnya.
Sri Mulyani menambahkan, integrasi BUMN untuk segmen ultra mikro (UMI) dan UMKM nantinya akan menerapkan model co-existence. Sinergi dan simbiosis mutualisme antar ketiga perusahaan akan dikawal dengan pembentukan Key Performance Indicators (KPI) yang ketat.
"Jadi itu sinergi atau mutualisme tidak kemudian saling mengambil alih. Bentuk ko-eksistensi ini akan kami wujudkan dalam bentuk KPI, di mana tadi ada dari sisi manajemen maupun dari Kementerian BUMN menjanjikan bahwa model kerja mereka justru akan semakin diperkuat," jelas dia.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya