Sri Mulyani Dorong BKF Hasilkan Riset Bawa RI Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, meminta kepada Badan Kebijakan Fiskal (BKF) agar lebih koperatif dalam melakukan riset penelitian. Dirinya juga mendorong agar BKF bisa menyampaikan hasil penelitiannya melalui media sosial.
"Saya ingin BKF lebih lagi bukan hanya Pak Suahasil ngomong makro ekonomi atau update ekonomi. Itu fungsi BKF yang sangat minimal. Saya ingin BKF lebih aktif lagi menjadi cyber army dari Kemenkeu," katanya saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Rabu (28/8).
"Saya ingin research yang ada diterjemahkan ke dalam blog, media sosial seperti twitter. Meski karakternya terbatas, tapi bagaimana anda bisa menerjemahkannya ke twitter," sambung dia.
Dengan skema tersebut, diharapkan masyarakat mengetahui semua kondisi perekonomian serta apa-apa saja yang menjadi kebijakan ekonomi secara nasional. "Sehingga membuat orang lain tahu soal ekonomi kita, kebijakan kita. Itu bagaimana cara kita bisa influence Indonesia," imbuh dia.
Kendati demikian, Bendahara Negara ini menegaskan upaya yang dilakukan ini tidak akan mengubah tugas pokok dan fungsi dari BKF itu sendiri. BKF akan tetap bekerja mengkaji serta melakukan penelitian dan membentuk kebijakan yang berdasarkan fakta-fakta metodologi. Sehingga pada akhirnya membuat kebijakan sesuai dan membuat ekonomi memiliki daya tahan.
"Pada akhirnya Indonesia bisa berubah dari middle ke higher income, pengetahuan yang meningkat, serta bauran kebijakan yang baik. Saya memiliki ekspektasi yang besar pada Anda. Saya berpikir bagaimana Kemenkeu bisa menjadi kementerian yang sangat baik didukung oleh banyak riset dari BKF," tandas dia.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya