Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sri Mulyani: Ditjen Pajak dan Bea Cukai, walau dekat tapi tidak saling kenal

Sri Mulyani: Ditjen Pajak dan Bea Cukai, walau dekat tapi tidak saling kenal Menkeu Sri Mulyani konpers terkait RAPBN 2018. ©2017 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyayangkan Direktorat Jenderal Pajak dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, selama ini sibuk menjalankan tugasnya masing-masing sehingga tidak saling mengenal. Padahal, menurutnya, dengan bersinergi maka tugas dari kedua institusi ini bisa terasa lebih ringan dan hasilnya juga akan lebih baik.

"2 institusi itu walaupun dekat tapi tidak kenal. Tak kenal maka tak sayang. Selama ini pajak dan bea cukai sibuk dengan masing-masing tugasnya," kata Menteri Sri Mulyani di Kantornya, Jakarta, Rabu (25/10).

Maka dari itu, dia meminta kedua institusi ini melakukan sinergi baik dari data, proses bisnis dan pelayanan kepada masyarakat guna menciptakan kemudahan.

"Rakyat berhak mendapatkan infrastruktur yang baik, pelayanan kepastian baik. Itu orientasi pemerintahan ini. Kita punya tugas institusi untuk mengumpulkan penerimaan negara. Oleh karena itu, kita melakukan tujuan itu tanpa mengorbankan aspek pelayanan dan kepastian maupun kemudahan. Itu janji reformasi Ditjen Pajak dan Ditjen Bea dan Cukai," imbuhnya.

Agar sinergi ini bisa berjalan dengan baik, maka Menteri Sri Mulyani akan melakukan pertukaran pegawai. Di mana beberapa pegawai Ditjen Pajak akan dipekerjakan di Ditjen Bea dan Cukai, begitu juga sebaliknya. Tujuannya, agar kedua institusi ini bisa saling mengenal satu sama lain.

"Supaya mereka saling tahu. Agar tidak saling salah paham. Sinergi is impossible without you knowing each other. Itu teorinya. Oleh karena itu kita perlu terus mendorong, mengondisikan," tandasnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP