Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sri Mulyani belum puas dengan peringkat kemudahan berusaha RI

Sri Mulyani belum puas dengan peringkat kemudahan berusaha RI Menteri Keuangan Sri Mulyani. ©2017 merdeka.com/anggun situmorang

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku belum puas dengan kemudahan berusaha atau Ease of Doing Business (EODB) menembus peringkat ke-72 pada 2018. Sehingga pihaknya akan menelaah kekuatan Indonesia untuk meningkatkan perekonomian Tanah Air.

"Ease of doing business (kemudahan berusaha) yang naik dari posisi 124 ke 70. Setiap kita maju 1 ranking itu artinya kita mendorong negara lain ke belakang. Peringkat itu belum cukup, masih banyak yang harus dilakukan agar peringkat terus naik," kata Sri Mulyani dalam sebuah acara di Hotel Shangri-La, Jakarta, Rabu (22/11).

Dia menambahkan, ada beberapa aspek yang harus dikembangkan untuk meningkatkan kemudahan berusaha Indonesia. Salah satunya dengan meningkatkan iklim investasi dalam negeri.

"Pertumbuhan ekonomi, investasi dan ekspor adalah hal yang positif dan merupakan momentum yang harus dijaga," imbuhnya.

Selain itu, pemerintah juga perlu mengantisipasi adanya pengaruh politik terhadap perekonomian Indonesia. Terlebih lagi, di tahun depan akan diselenggarakan Pilkada Serentak di 171 daerah.

"Seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Bali yang menjadi pusat perhatian."

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP