Sri Mulyani bakal lapor ke Jokowi jika defisit anggaran melebar
Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memperkirakan akan terjadi pelebaran defisit pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2016 (APBN-P 2016). Jika indikasi pelebaran tersebut benar terjadi, dirinya akan langsung melaporkannya kepada Presiden.
"Saya mau lapor dengan presiden. 2016 masih sesuai yang kita presentasikan di kabinet maupun di dewan. 2017 juga masih dibahas komisi dan banggar. Nanti disepakati asumsi makronya, postur termasuk defisit tapi ini kan masih dalam proses," ujar Sri Mulyani di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (16/9).
Kendati demikian, Sri telah menyiapkan langkah untuk mengantisipasi hal tersebut, yakni dengan menutup penerimaan dari pembiayaan utang.
"Ada kemungkinan bahwa realisasi tidak sesuai dengan dalam APBN. Kalau memang diperlukan, dana belanja negara melebihi dalam satu tahun ternyata tidak bisa disesuaikan dengan penerimaan terutama pajak dan PNBP maka pembiayaan harus melebar," ungkapnya.
Untuk APBN-P 2016, pihaknya juga tidak bisa menghindari langkah pemotongan anggaran sejumlah K/L mengingat pos pendapatan yang terpangkas.
"Beberapa pos pendapatan tidak didapatkan. Maka kita lakukan langkah-langkah pemotongan anggaran dan belanja di pos belanjanya dengan menetapkan atas asumsi defisit anggaran 2,41 persen tapi yang pasti dijaga tidak melebihi," jelas Sri Mulyani.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya