SP JICT kecam penembakan mobil karyawan
Merdeka.com - Serikat Pekerja Jakarta International Container Terminal (SP JICT) mengecam keras penembakan terhadap mobil salah satu anggotanya, Sugianto.
Ketua Serikat Pekerja JICT, Hazris Malsyah menyebut kasus ini menjadi 'pekerjaan rumah serius' jajaran direksi, khususnya Direktur HRD yang membawahi manager Sekuriti JICT serta vendor keamanan. Sebab, ini kali ketiga mobil anggota serikat dirusak dan ditembak. Sebelumnya kejadian serupa menimpa mobil milik anggota dan mantan Ketua SP JICT Hubertus Sirait dan Nova Sofyan Hakim.
"Hal ini mengingat penembakan tersebut terjadi di area lini 1 pelabuhan dan hanya berjarak 10 meter dari pos jaga sekuriti. Ada kode keamanan internasional ISPS, ada keamanan yang berjaga 24 jam dan ada 200 lebih CCTV. Tentu kejadian ini menjadi pertanyaan," katanya dikutip keterangan resminya di Jakarta, Jumat (29/6).
SP JICT menduga penembakan tersebut kemungkinan ada kaitan dengan kritik keras oleh pekerja terkait perpanjangan kontrak JICT jilid II kepada Hutchison yang melanggar aturan dan merugikan negara Rp 4,08 triliun.
Untuk itu SP JICT juga mendorong BPK menyelesaikan audit kasus Pelindo II yang masih belum selesai dan juga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyidik tuntas kasus kontrak JICT.
"Seluruh pekerja di Indonesia berhak mendapatkan rasa aman dalam bekerja. Ancaman demi ancaman kepada anggota serikat pekerja tidak akan menyurutkan perjuangan untuk mengembalikan JICT ke pangkuan Ibu Pertiwi."
Informasi saja, penembakan terjadi pada pukul 23.00 wib (27/6) lalu dan merupakan tindakan brutal. Serikat Pekerja mendukung serta meminta Kepolisian Republik Indonesia untuk mengungkap tuntas kasus penembakan tersebut.
Sementara itu, Manajemen PT Jakarta International Container Terminal (JICT) juga menyatakan akan mendukung penuh upaya Kepolisian Pelabuhan Tanjung Priok untuk menyelidiki kasus penembakan terhadap mobil salah satu pekerja JICT hingga tuntas dan berhasil menangkap pelakunya, termasuk mengungkap motif dari pelaku.
"Manajemen turut prihatin terhadap peristiwa yang menimpa mobil salah satu pekerja JICT. Kami berharap kepolisian dapat segera mengusut dan mengungkap kasus ini secara tuntas," ujar Wakil Direktur Utama JICT Riza Erivan dikutip Antara. (mdk/idr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya