Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

S&P belum beri peringkat investment grade, ini komentar bos BI

S&P belum beri peringkat investment grade, ini komentar bos BI Agus Martowardojo. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor's (S&P) belum memberikan peringkat investment grade atau layak investasi untuk Indonesia. Lembaga tersebut memberi peringkat utang Indonesia masih di level BB+ untuk surat utang jangka panjang dan B untuk surat utang jangka pendek.

Terhadap penilaian S&P, Gubernur Bank Indonesia Agus D.W Martowardojo mengatakan, Indonesia akan tetap waspada terhadap perkembangan perekonomian dunia sambil tetap menata perekonomian dalam negeri.

"Saya tidak menjadi ragu bahwa kita di Indonesia akan tetap perhatikan perkembangan ekonomi dunia dan berusaha memperkuat makro ekonomi Indonesia," ujar Agus di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (1/6) malam.

Lebih khusus Agus mengatakan, Bank Indonesia bersama pemerintah akan terus memantau perkembangan kebijakan yang akan dikeluarkan oleh The Federal Reserve (The Fed) mengenai tingkat suku bunganya.

"Termasuk indikator ekonomi Indonesia bahwa amerika telah memberikan pesan atau sinyal mungkin di Juni atau Juli ada kenaikan Fed Fund Rate," imbuh Agus.

Agus menilai BI bersama pemerintah sejauh ini sudah berhasil mempertahankan kondisi fundamental ekonomi Indonesia tetap stabil bahkan meningkat.

"Yang perlu kita lakukan adalah menjaga fundamental ekonomi Indonesia tetap naik. Kita lihat inflasi yang ternyata hari ini keluar 3,3 year on year sudah lebih rendah dari bulan lalu yang 3,6 dan juga mengenai transaksi berjalan kita melihat kondisi yang juga lebih sehat. Jadi hal-hal seperti ini tentu akan membuat kita lebih siap menghadapi tekanan-tekanan dari eksternal," tutup Agus.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP