Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sosok Probosutedjo di mata MUI

Sosok Probosutedjo di mata MUI Rumah duka Probosutedjo. ©Liputan6.com/Arya Manggala

Merdeka.com - Probosutedjo, pengusaha sekaligus adik dari Soeharto wafat pada Senin (26/3/2018). Puluhan tamu datang melayat ke rumah duka di Jalan Diponegoro nomor 20-23, Jakarta, salah satunya adalah Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnain.

Dia mengutarakan, Probosutedjo adalah sosok yang telah dia kenal lama sejak di Pematang Siantar, Sumatera Utara. Di matanya, almarhum adalah sosok teladan, seorang guru di Taman Siswa yang pernah mengajar kakak-kakaknya.

"Probosutedjo memulai perjalanan dari bawah. Ketika mengajar, dia ke sekolah paket sepeda, sorenya dia mengambil buah kedaung untuk memulai usaha. Dia lebih dulu kaya daripada pak Harto," tuturnya sehabis melayat ke rumah duka di Jakarta, Senin (26/3).

Zulkarnain menyebutkan, beliau adalah seorang guru teladan yang masih hafal wajah murid-muridnya meskipun sudah 20 tahun tidak bertemu. Selain itu, dia kerap memberikan wejangan kepada muridnya yang sedang dilanda kesulitan.

"Saya selalu jalan dengan beliau, sejak masih umur 30-an sudah kenal," ungkap Zulkarnain.

Perjumpaan terakhirnya dengan adik Mantan Presiden RI kedua itu ialah ketika sholat berjemaah pada Ramadhan tahun lalu. Dia seringkali berbincang mengenai topik pendidikan dan kemanusiaan dengan Probosutedjo.

"Almarhum pernah bilang, ketakwaan dan pendidikan kita masih rendah. Beliau concern soal itu. Pendidikan di Indonesia masih harus dikejar. Kita masih ketinggalan di segala bidang," tandasnya.

Reporter: Maulandy Rizki Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP