Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sopir bajaj gas: Pakai BBG, mesin kendaraan jauh lebih awet dan irit

Sopir bajaj gas: Pakai BBG, mesin kendaraan jauh lebih awet dan irit Bajaj BBG. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Kendaraan yang menggunakan Bahan Bakar Gas (BBG) lebih irit dan lincah. Selain itu, biaya pengoperasiannya juga murah ketimbang menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Pengguna bajaj gas, Cholidi mengaku jika bajaj model lama yang masih menggunakan BBM sering ngadat. Alasannya, bahan bakar bajaj yang lama masih harus dicampur dengan oli samping.

"Kalau yang oranye suka ada aja yang rusak sama sering banget ngadat. Paling sering sih pistonnya macet, terus karburatornya juga suka banjir, kan bensinnya dicampur oli," ujar Cholidi saat ditemui di kawasan Tebet, Jakarta, Sabtu (23/7).

Diakui Cholidi, bajaj model lama membutuhkan setidaknya delapan liter bensin dan setengah liter oli dalam sehari beroperasi. Olinya yang digunakan pun harus berkualitas bagus karena berpengaruh pada mesin.

Menurutnya, sejak menggunakan gas lebih nyaman dan sangat irit. Tenaga bajaj BBG pun lebih lincah karena memiliki mesin 205 cc dibanding model lama yang hanya memiliki mesin 150 cc.

"Yang biru sudah 4 tak, jadi asapnya juga enggak ada," katanya.

Tak hanya itu saja, bajaj BBG bersuara lebih halus jadi tidak menyebarkan polusi suara dan penumpang pun lebih nyaman. Sebab, tidak butuh waktu lama juga dalam perbaikan ke bengkel.

"Pengalaman montir yang benarin juga lebih bersih katanya," pungkasnya.

Laporan: Linda Juliawanti

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP