Soal Blok Mahakam, pensiunan Pertamina surati Jokowi
Merdeka.com - Solidaritas Pensiunan Karyawan Pertamina (eSPeKaPe) melayangkan surat resmi kepada Presiden Joko Widodo pada 22 Desember lalu. Intinya, mereka menuntut pemerintah segera nasionalisasi Blok Mahakam.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum eSPeKaPe Binsar Effendi Hutabarat, Kamis (25/12).
"Kemarin, eSPeKaPe kirimkan surat resmi No.22/KU/eSPeKaPe/XII/2014 tertanggal 22 Desember 2014 kepada Presiden Jokowi," katanya.
"Yah, semoga saja Presiden Jokowi mau mendengar sekaligus mengabulkan aspirasi konstruktif dari eSPeKaPe yang saat aktifnya susah payah merintis, membangun dan membesarkan Pertamina," lanjutnya.
Berikut tuntutan eSPeKaPe terbagi dalam 4 poin:
1. Segera menetapkan kontrak pengelolaan Blok Mahakam dengan Total E&P dan Inpex Co berakhir pada 31 Maret 2017 tidak akan diperpanjang;
2. Segera menetapkan hak pengelolaan Blok Mahakam diserahkan kepada Pertamina sejak 1 April 2017 secara sepenuhnya, tunggal dan 100 persen menjadi operatornya;
3. Memberi hak partisipasi saham (Participating Interest) pengelolaan Blok Mahakam kepada Provinsi Kalimantan Timur minimal sebesar 10 persen. Impementasi PI harus dikordinasikan dan dijamin oleh Pemerintah bersama Pertamina, tanpa partisipasi atau kerjasama dengan swasta yang berpotensi merugikan daerah;
4. Memberhentikan segera Staf Khusus Menteri ESDM Widyawan Prawira Atmaja dari jabatannya yang cenderung menjadi kaki-tangan asing dengan berbagai cara, dengan sengaja atau tidak sengaja, dengan secara langsung atau tidak langsung, telah memanipulasi informasi, melakukan kebohongan publik, melecehkan kemampuan SDM bangsa sendiri dan menyesatkan kesanggupan Pertamina, serta merendahkan martabat bangsa. (mdk/yud)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya