SKK Migas tak mau gegabah asal beri insentif di Blok Masela
Merdeka.com - Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Amien Sunaryadi mengaku saat ini belum bisa memenuhi permintaan insentif yang diajukan Inpex Coorporation dalam pengembangan kilang darat di Blok Masela, Maluku. Inpex sendiri meminta insentif berupa peningkatan split bagi hasil, tax holiday dan perpanjangan masa kontrak.
"Inpex sudah sebulan lalu mengajukan perubahan atau dari sisi mereka ada perbaikan dan term condition dan ada beberapa hal yang diajukan termasuk split termasuk tax holiday, termasuk perpanjangan masa kontrak di atas 20 tahun," ujar Amien di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (22/7).
"Jadi masih dalam pembahasan, dan tentunya saya sebagai Kepala SKK Migas tidak akan menyerahkan kekayaan negara apalagi dengan gegabah begitu. Jadi saya harus mempertahankan kekayaan bangsa ini," sambungnya.
Mantan petinggi KPK ini menjelaskan, ada kemungkinan pihaknya akan mempertimbangkan penambahan masa perpanjangan kontrak 20 tahun. Sebab, Inpex berjanji juga akan meningkatkan kapasitas produksi mereka.
"Semuanya ini sedang dibahas, Dimana kalau untuk kontraknya, mudah-mudahan kita membatasi hingga 20 tahun dan kemudian selain itu, Inpex juga mengatakan akan melakukan peningkatan kapasitas produksi, lalu kalau ditanya sekarang splitnya seperti apa, saya belum bisa menjawab," pungkasnya.
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya