Situs jual beli online tak ingin jual barang KW
Merdeka.com - Meski menjual sekitar 50.000 jenis produk, situs jual beli online, Bhineka.com enggan menjual barang-barang tiruan atau lebih dikenal dengan istilah KW. Founder sekaligus Chief Executive Officer Bhineka.com Hendrik Tio menuturkan, pihaknya lebih memilih barang-barang dengan kepastian hukum yang jelas.
"Kami anti menjual barang KW, semua kita jual original karena garansi itu kita jaga banget. Kita tidak mau bermasalah dengan hukum, barang KW itu tidak ada kepastian hukum," kata Hendrik di Plaza Kuningan, Jakarta, Rabu (12/2).
Menurut Hendrik, menjual barang KW menimbulkan risiko berantai. Selain tidak ada dukungan hukum, produk KW tidak memiliki garansi. Hendrik menekankan pentingnya garansi, terutama untuk produk-produk elektronik. Ini berkaitan erat dengan kepercayaan konsumen.
"Kita juga kerja sama dengan pusat service dari produk-produk yang kita jual," imbuh Hendrik.
Meski menjual barang asli, Hendrik mengaku harus memutar otak untuk tetap memberi harga yang kompetitif. Sebab, persaingan di dunia jual beli online makin ketat, utamanya di Indonesia.
"Murah itu relatif, kita sulit menjadi yang termurah. Harga Bhineka.com itu transparan, kompetitif," jelas Hendrik.
Strategi yang dilakukan Hendrik, memperketat kerja sama dengan pemasok agar mampu menjual barang-barang dengan harga kompetitif.
"Kita kerja sama dengan vendor, untuk launching produk baru kita kerja sama dengan vendor agar bisa beri diskon. Barang out of date bisa diberi harga murah. Seperti itu lah," tutup Hendrik.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya