Situs jual beli online dinilai laik melantai di bursa
Merdeka.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) menilai perusahaan-perusahaan berskala usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia semakin laik untuk masuk pasar modal. Setidaknya ada 50 UKM sudah terpetakan oleh Kadin, laik melakukan initial public offering (IPO).
Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) bidang UMKM dan Koperasi, Sandiaga Uno, memaparkan perusahaan-perusahaan berskala UKM yang siap melenggang ke pasar modal mayoritas bergerak di sektor perdagangan daring (e-commerce).
"Dominasinya masih di e-commerce ada teknologi, kita lagi dorong beberapa yang sudah ready untuk IPO seperti bukalapak.com, bhineka, traveloka karena mereka bisa switch ke profitability, ini yang kita tunggu dan valuasinya akan tinggi sekali," kata Sandiaga di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (11/2).
Bahkan, lanjut Sandiaga, beberapa perusahaan UKM yang memanfaatkan kemajuan teknologi seperti GoJek, dinilai bisa menarik banyak minat masyarakat untuk menjadi investor.
"Kemungkinan kayak GoJek malah bisa memasifkan teman-teman di BEI untuk meningkatkan basis investor karena penggunanya ada 600.000, mungkin bisa ditawarkan ke penggunanya itu langsung booming," jelasnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya